Alba News | Ahad, 25 September 2023. Usia tidak menjadi halangan atau batasan bagi seseorang yang mau menuntut ilmu, terutama ilmu agama. Itulah yang dilakukan Ikhwan, salah satu santri yang paling tua di Taman Pendidikan Al Quran Musala Al Barokah (Tpa Alba) Sirnoboyo.
Namanya Muhammad Ikhwanul Kazir. Adik-adiknya memanggil dengan nama mas Ikhwan. Ia sudah berusia 19 tahun. Ia mulai ngaji di Taman Pendidikan Al Quran Musala Al Barokah (Tpa Alba) pada tahun 2010.
Walaupun sudah lulus SMK, ia tidak malu belajar mengaji di Tpa Alba. Prinsipnya, orang yang malu menuntut ilmu berarti ada masalah dalam dirinya. Lebih baik malu di masa muda dari pada malu di masa tua. Dimanapun tempatnya, ilmu agama pasti berguna.
Kenapa masih mau mengaji? Pertanyaan itulah yang membuat orang bertanya-tanya. Padahal sudah dewasa kok masih mau mengaji apalagi teman-temannya bukan yang seumuran. Ikhwan punya ketakutan jika ia bodoh pasti tidak banyak berguna. Dan dimanapun tempatnya, ilmu pasti akan berguna.
Resepnya masih mau bertahan mengaji adalah selalu berfikir positif dan pantang menyerah.
“Ketika kita menyerah, kita tidak akan tau hasil dari proses yang terjadi”, jelas Ikhwan.
Pasti ada banyak halangan yang dihadapinya. Entah omongan orang tentang usianya. Entah tentang aspek lainnya. Tapi prinsipnya simpel, hidup itu yang menentukan diri sendiri bukan orang lain.
“Pesan saya untuk adik-adik Tpa Alba, tetap semangat dan jangan pernah merasa sudah bisa. Masih banyak hal yang belum kita ketahui. Umur bukanlah alasan untuk berhenti mengaji”, tambah Ikhwan.