Alba News | Ahad, 24 September 2023. Tantangan ngaji di usia dewasa itu ada dua, satu malu dan yang kedua adalah mau. Ketika rasa malu sudah tidak ada lagi di dalam diri, maka insyaallah bisa. Kemudian ketika sudah tidak malu maka tahapan selanjutnya adalah mau.
Hampir semua peserta Ngaji Emak-Emak itu sudah tidak asing dengan huruf hijaiyah. Namun persoalannya, apakah sudah betul makhorijul hurufnya?
Di kelas Ngaji Emak-Emak ini, peserta diberi kesempatan untuk mau dan tidak malu untuk semangat lagi belajar membaca Al Quran.
Ketika ngaji dilakukan secara bersama-sama di usia yang sama-sama dewasa, maka malu sudah tidak terjadi lagi. Jika temannya semangat, maka ia pun akan semangat. Ini tidak terjadi jika ngajinya sendirian. Gurunya satu santrinya satu. Ini demikian berat untuk dilaksanakan.
Di Taman Pendidikan Al Quran Musala Al Barokah (Tpa Alba) ngajinya dilaksanakan dengan banyak orang. Dengan begitu, hal-hal yang akan membuat malu, dapat di antisipasi.
Bagaimana cara Tpa Alba untuk membuat emak-emak tidak malu? Cara Tpa Alba diantaranya adalah: pertama, Tpa Alba memberikan motivasi bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar ngaji ini dalam hal ini.
Kedua, memberi contoh. Tpa Alba memberi contoh bagaimana bacaan atau bagaimana makhorijul huruf yang baik. Karena memang huruf Arab pengucapannya tidak sama seperti huruf Indonesia.
Ketiga, Emak-emak diberikan kesempatan untuk mengucapkan huruf Hijaiyah seperti (ثَ) Tsa’ (سَ) Sa (شَ) Sya, dengan seperti itu akhirnya guru bisa melihat apakah bacaannya sudah betul atau masih perlu dibenarkan lagi.