TPA ALBA Gelar Diklat Ladén untuk Santri

Alba News | Senin, 10 Juni 2024. Pada Ahad, 9 Juni 2024, DIKLAT LADÉN sukses dilaksanakan di Taman Pendidikan Al Quran Musala Al Barokah (TPA ALBA). Kegiatan ini dimulai sejak Subuh dengan shalat berjamaah yang diikuti oleh semua santri Quran Alba serta santri Tilawati Alba minimal usia Kelas 5 SD.

DIKLAT LADÉN bertujuan untuk mengembangkan kemandirian dan kebersamaan di antara para santri. Setiap peserta diwajibkan membawa perlengkapan pribadi yang meliputi nampan, piring atau mangkuk, gelas polos, gelas atau cangkir yang memiliki pegangan, tutup gelas, alas gelas, sendok, garpu, dan air mineral botol.

Sejak Subuh, suasana di Musala Alba terasa khusyuk dan penuh semangat. Para santri dengan tertib melaksanakan shalat berjamaah dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan DIKLAT yang dirancang untuk membentuk karakter mandiri dan mulia.

Laden diambil dari kata “ngladeni” yang bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah “melayani”. Namun laden sesungguhnya memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar melayani.

Kata laden biasanya digunakan untuk melayani orang yang terhormat atau mempunyai strata tinggi. Misalnya abdi dalem kepada raja. Karena yang dilayani raja, maka pelayanannya pastilah yang terbaik. Jadi laden itu adalah simbol kerendahan hati seorang pelayan untuk melayani.

Kembali ke istilah laden, laden adalah suatu kegiatan dalam rangka membantu melayankan hidangan untuk tamu. Sederhananya begini, di setiap acara hajatan, tuan rumah akan menyediakan hidangan berupa makanan serta minuman.

Tpa Alba terus berkomitmen untuk mendidik santri-santrinya menjadi insan yang mandiri dan mulia. Dengan kegiatan seperti DIKLAT LADÉN ini, diharapkan para santri tidak hanya mendapatkan ilmu agama tetapi juga keterampilan hidup yang bermanfaat untuk masa depan mereka.