Alba News | Kamis, 21 September 2023. Tepat hari Rabu, 20 September 2023 ada yang berbeda dengan Kelas Ngaji Emak-Emak Kelompok 1. Taman Pendidikan Al Quran Musala Al Barokah (Tpa Alba) mengadakan munaqosah untuk peserta Kelas Ngaji Emak-Emak Kelompok 1.
Munaqosah adalah sebuah ujian yang dilakukan untuk naik ke level yang lebih tinggi lagi. Munaqosah ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji kemampuan santri dalam membaca, terkait irama dan tajwidnya.
Munaqosah ini telah diumumkan seminggu sebelum pelaksanaan munaqosah. Pemberitahuan ini dilakukan agar para emak bisa mempersiapkan diri dan berlatih membaca di rumah. Namun rupanya, pengumuman ini malah menjadikan emak-emak dag dig dug.
“Saya ndredeg mbak. Lha saya itu merasa belum bisa. Kok ini ada pengumuman munaqosah. Tapi insyallah saya siap”, ujar Endah Sri Wulandari, salah satu peserta ngaji emak-emak kelompok 1
Munaqosah di Kelas Ngaji Emak-Emak Kelompok 1 ini dilakukan dengan cara emak-emak dipanggil sesuai urutan absen sebanyak 5 orang, dan emak yang lainnya menunggu di luar sambil berlatih bacaan yang akan diujikan.
Bacaan yang diujikan ada dua, yaitu bacaan wajib halaman terakhir (Tilawati Jilid 5 halaman 33) dan bacaan pilihan (Tilawati Jilid 5 halaman 29) dibaca 1 baris, serta huruf muqotoah. Semua peserta terlihat sangat tegang bercampur dengan ndredeg.
“Luar biasa ndredeg nya gemeter nya seperti pertama kali kita mau ujian di SD. Mulai dari 1 minggu yang lalu Pak Afid ngendikan kalau akan ada ujian untuk kelas ngaji emak. Itu sebenarnya bagi saya pribadi belum tentu bisa, yang namanya belajar itu thimik-thimiklah nggak bisa seperti yang emak-emak yang masih muda, seusia ini ya belajarnya thimik-thimik santai nggak bisa langsung seperti istilah ujian yang dapat nilai cumlaude.” tambahnya
Banyak suka dan duka yang dialami oleh peserta Ngaji Emak-Emak Kelompok 1.
“Bagi saya, ngaji di Tpa Alba itu menyenangkan, semakin banyak mendapatkan pengalaman, semakin banyak teman, dan mempererat tali silaturahmi. Dengan adanya ngaji emak-emak semakin menambah semangat untuk belajar ngaji lebih giat lagi. Dukanya yaitu materinya semakin lama semakin sulit dan ketika ditunjuk untuk ngaji satu per-satu itu membuat ndredeg, dan kalau sudah dredeg jadinya nggak fokus.” ujar Catur Indrasari salah satu peserta Ngaji Emak-Emak Kelompok 1
“Saya mendukung dan suka sekali dengan Kelas Ngaji Emak-Emak Kelompok 1, karena untuk kegiatan ngaji seumuran emak seperti saya kan jarang dan hampir tidak ada, apalagi yg dimulai dari tilawati 1, cara pengucapan, dan asal keluar huruf.” ujar Ernita Asmoro, peserta lainnya di Ngaji Emak-Emak Kelompok 1
“Ngaji Emak-Emak Alba mencetak emak-emak yang pandai ngaji dan pencetus ngaji emak yang dimulai dari dasar, dan terbukti desa-desa lain ikut mengadakan kegiatan yang sama. Saya berharap di Kelas Ngaji Emak-Emak Kelompok 1 ini ditambah dengan hafalan terutama pada bacaan salat fardhu.” tambahnya